WHEN NUBIE TALKING ABOUT ERR… LOVE

heart-1078771_640

Love. you know what is love ? for me Love is  the most hardest thing to explain, why was that? Just check on google and type “love” then you’ll find lot of different definition about that shit. Even “the expert” have their very own different perception about love, what ? you don’t believe what I’ve just said ? here, let me show you  some of those definition by “the expert”:

Gary D. Chapman on  The Five Love Languages define love as not falling in love, “our most basic emotional need is not to fall in love but to be genuinely loved by another, to know a love that grows out of reason and choice, not instinct. I need to be loved by someone who chooses to love me, who sees in me something worth loving. That kind of love requires effort and discipline. It is choice to expend energy in an effort to benefit the other person, knowing that if his or her life is enriched by your effort, you too will find a sense of satisfaction – the satisfaction of having genuinely loved another. It does not require the euphoria of the in-love experience. In fact, true love cannot begin until the in-love experience has run its course.”

So what do you think after read those love definition by Gary D. Chapman ? Well, I’ll let you guys have your own perception about it. For me, I just want to focusing on this holy shit damn word “effort”. Do you guys really think that love based on effort ? some people might think that if you love someone you need to give everything you could to get her/his attention.  Since I was new on this shit, I couldn’t argue with those opinion but let me give you something to think about, if you want cold water, I fan the cup a million times (we can say its an effort, right?), then someone else walk by with ice. You want something from a person, maybe you have expectations. I work with blood sweat and tears to reach to your expectations and then suddenly someone else just came by and has that thing you’ve been looking for. So, you go with them instead. Yeah, I know, love can be so mean and cruel and yet everybody craving for it.

screenshot_2016-09-14-20-22-27-196_com-opera-mini-native

Then there is Don Miguel Ruiz who said love is your dog on his book The Mystery of Love “You know, it’s easy to love your dog because your dog doesn’t have opinions about you. The dog loves you unconditionally. This is important. Then if your partner loves you just the way you are, it is just like dog loves you. You can be yourself with your partner; you can be a man, or you can be a woman, just the way dog can be dog with you”

Really Don ? You think love is your dog ? so if I want a love I just need to find someone who don’t have opinions about me and loves me unconditionally, or go get a dog, right ? that was a cliché, boring and most bullshit thing I’ve heard today. How is it possible someone could haven’t any opinions about me ? we live and make a relationship based on opinions we have to another person, I’m pretty sure you don’t want to have any relationship with someone who you think can’t even barely deal with his/her own life, because if you do, I think you’re just as fool as a dog. And there is no such thing as “unconditionally”, human is a realist and materialist creature that just think about how to get benefit from another, homo homini lupus (every man is a wolf to another man), that was Thomas Hobbes say. If you don’t familiar with Hobbes, he is an England modern philosopher.

57750d7ad155330062016174554

And I found this interesting stuff from Jose ortega and Gasset On Love: Aspects of a Single Theme whose said love is insanity “Falling in love automatically tends toward madness. let to itself, it goes to utter extremes. This is well known by the ‘qunquistadors’ of both sexes. once a very easy for him to dominant her thoughts completely. A simple game blowing hot and cold, of solicitousness and disdain, of presence and absence is all that is required. The rhythm of that technique acts upon a woman’s attention like a pneumatic machine and ends by emptying her of all the rest of the world. How well our people put it: ‘to suck one’s sense’!”

Couldn’t agree more with this guys, they really nailed it. If you love someone you’re going to be crazy, for sure ! you will smile, laugh or even cry just because of a small glimpse memories of his/her on your mind. If you’re in love, you just simply choose to give control of your life to the person you love, you just couldn’t do anything without his/her face on your mind, even when you’re pooping his/her face still pop up on your mind. It just insane, right. I mean, this is your life, how could you let someone else to control ? Well, at least that is what I thought, I am a newbie, remember ?. I don’t know for sure, you tell me !

love-heart-23163799

So, is there someone realized that I put too many “right” on this article ?, right ? hehehe well, anybody got the point about what I’m trying to say on this article ? No ? really ? me neither. Hahaha I really have no idea what kind of shit I was talking about, for people who read right until this very end paragraph, congratulation ! you’re just wasting your priceless five minutes for this nonsense and even more if you keep reading. Cheers ! At the end, just live your love’s life as you believe its right, follow your heart and do your best to get your love.

Happy February, month of love !*

*: various sources

Secuil Coretan Tentang Hidup, Pilihan dan Ketidakpastian

“Hidup adalah  pilihan” mungkin kita sudah terlalu sering mendengar idiom tersebut, dan kita tentunya memliki interpretasi masing-masing mengenainya. Bagi penulis sendiri idiom tersebut dirasa kurang tepat karena menurut penulis, hidup adalah kumpulan konsekuensi dari beragam pilihan yang telah kita buat. Dalam hidup kita selalu dihadapkan dengan pilihan – pilihan yang penuh dengan ketidak pastian di dalamnya dan tentunya memiliki konsekuensi masing-masing dari setiap pilihan yang kita buat, pilihan mengenai hal kecil seperti apa yang akan kita makan pagi ini, pakaian mana yang akan kita pakai hari ini hingga pilihan mengenai hal besar seperti siapa yang akan jadi pendamping hidup kita. Keputusan dari pilihan-pilihan tersebut lah yang akan menentukan bagaimana hidup kita berjalan.

Kita hanya bisa mencoba memperkirakan, meramalkan dan memprediksi buah dari keputusan yang akan kita ambil dan kemudian dengan segala cara mencoba untuk meminimalisir segala kemungkinan terburuk dari keputusan tersebut. Tapi, seberapa keraspun kita berusaha, tidak ada jaminan segala hal akan pasti terjadi persis seperti apa yang kita perkirakan. Untuk itu dibutuhkan kebesaran hati untuk menghadapi segala konsekuensi yang tidak pasti dari keputusan kita tadi.

Ketidakpastian itu sendiri merupakan esensi kehidupan. Tuhan memang sudah menggariskan takdir dalam hidup kita sampai ke hal terkecil tetapi hal tersebut sengaja dirahasiakan dari pengetahuan kita sebagai manusia agar manusia mau berusaha dan melakukan segala hal semampunya dengan harapan bisa mendapatkan hasil yang terbaik dari usaha tersebut. Selain itu, dimana asiknya menjalani hidup jika kita sudah mengetahui segala hal tentang hidup kita dengan pasti ?. Hidup kita tentu hanya akan terasa monoton tanpa harapan dan perjuangan. untuk itulah Tuhan menciptakan manusia dengan kemampuan berpikir agar mampu menjalani hidup dan beragam pilihan di dalamnya.

Pada titik tertentu mungkin kita akan  merenungkan kembali segala keputusan yang telah kita buat mengenai pilihan – pilihan di masa sebelumnya lalu kemudian menyesali sebagian keputusan tersebut hingga mengutuk diri sendiri dan menginginkan agar waktu dapat diputar kembali ke keadaan dimana kita ada di saat harus memutuskan hal tersebut demi dapat mengambil keputusan yang berbeda. Tetapi hal tersebut sebaiknya hanya sebuah penyesalan yang tak berlarut-larut sebab mungkin saja jika kita disaat itu mengambil keputusan berbeda, saat ini kita akan tetap menyesalinya dan menginginkan hal berbeda yang terjadi. Untuk itu, sebaiknya kita hanya menjadikan penyesalan tadi sebagai pelajaran dan melanjutkan hidup dengan sebaik-baiknya agar dikemudian hari tidak terjadi penyesalan seperti itu lagi dan tetap berbaik sangka kepada Tuhan, percayalah jika Dia telah menyiapkan skenario terbaik untuk hidup kita. Karena mungkin saja apa yang kita anggap baik belum tentu benar-benar baik buat kita.

Mungkin tidak akan pernah ada The Huffington Post, salah satu media online terbesar dunia, jika Arianna Huffington menyesali keputusannya menjadi penulis dan berhenti menulis setelah ditolak oleh 3 lusin penerbit, mungkin kita tidak akan pernah mendengar nama Michael Jordan, salah satu legenda dalam dunia basket jika dirinya lebih memilih menyesali keputusannya menjadi pemain basket setelah dirinya di coret dari tim basket semasa SMA nya, atau mungkin tidak akan ada nama Muhadjir Effendy yang sekarang menjadi menteri pendidikan dalam susunan kabinet kerja pemerintahan presiden Jokowi jika saja beliau menyerah setelah gagal diterima dalam test untuk menjadi guru di salah satu sekolah menengah pertama.

Jadi, jika kita merasa sudah mengambil keputusan yang salah mengenai jalan hidup yang telah kita putuskan untuk ambil, baik itu tentang pekerjaaan yang kita pilih, jurusan kuliah yang kita ambil dan hal-hal lainnya, cukup jalani sebaik yang kita mampu, nikmati dan syukuri apa yang telah kita dapat. Mungkin saja Tuhan memiliki kejutan-kejutan manis dan rencana tersendiri tentangnya. Bisa saja pekerjaan yang dulu kita inginkan ternyata tidak sesuai dengan yang kita bayangkan sebelumnya dan mungkin saja kita dipertemukan dengan seseorang yang spesial di dalam perjalanannya yang tentu tidak akan terjadi jika di masa lalu kita mengambil pilihan yang berbeda. So, life is a long and winding road, just keep on walking and enjoy the ride !

 

Wirang, 31 Juli 2016

AFR